Kurikulum berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sesuai Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020. Total ~144 SKS, 8 semester, fokus pada sosial-ekonomi pesisir.
Kelompok mata kuliah utama yang membentuk kompetensi mahasiswa Prodi Sosial Ekonomi Perikanan, fokus pada sosial-ekonomi pesisir dan komoditas krustasea-tuna.
Pendidikan Agama, Pancasila, Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris.
Matematika Ekonomi, Statistika Ekonomi, Pengantar Ilmu Ekonomi, Akuntansi.
Pengantar Ilmu Perikanan, Ikhtiologi, Avertebrata Air, Ekologi Perairan, Oseanografi.
Sosiologi Perikanan, Ekonomi Perikanan, Manajemen Agribisnis Perikanan, Pemasaran Hasil Perikanan, Ekonomi Sumberdaya Perikanan.
Kewirausahaan, Manajemen Usaha Perikanan, Studi Kelayakan Bisnis, Koperasi Perikanan, Pemasaran Strategis.
Kebijakan Perikanan, Pembangunan Wilayah Pesisir, Hukum Laut, Tata Kelola Sumberdaya Perikanan.
Antropologi Maritim, Pemberdayaan Masyarakat Pesisir, Komunikasi Penyuluhan, Pendidikan Masyarakat.
Praktek Magang Industri, Kuliah Kerja Nyata, Seminar Proposal, Seminar Hasil, Skripsi — semester VI-VIII.
Kurikulum disusun oleh tim dosen Prodi SEP STPK Matauli dengan mempertimbangkan kebutuhan industri perikanan, sosial-ekonomi pesisir, dan standar pendidikan tinggi. Untuk detail sebaran per semester, hubungi Bagian Akademik di (0631) 371677.
Mahasiswa SEP berhak mengikuti pembelajaran maksimal 20 SKS di luar Prodi sesuai Permendikbud No. 3 Tahun 2020.
Magang di PT perikanan, koperasi nelayan, BUMN perikanan, atau lembaga keuangan mikro.
PMM ke perguruan tinggi mitra di seluruh Indonesia (seperti Shofia Fakhrunnisa di Kampus Mengajar 2024).
KKN berbasis pemberdayaan masyarakat pesisir Tapanuli Tengah.
Membangun usaha sosial-ekonomi berbasis komoditas perikanan lokal.
Asistensi mengajar di SMK perikanan/kelautan dan SMA mitra.
Riset di lembaga riset, PT mitra, atau lapangan komunitas nelayan.